Linkkoe My Id

Peristiwa, Literasi, Edukasi, Buku, Game, Tips, Serba-Serbi

Thursday, 1 August 2019

Sebuah Senja di Parigi~ Juniarso Ridwan

Posted by Admin on Thursday, 1 August 2019


Sebuah Senja di Parigi

(Juniarso Ridwan*, dimuat di Horison, Juni 2002)











kembali langit dikemas dalam keranjang, bertumpuk
dengan pakaian lusuh. Selamat tinggal kenangan;
lokan-lokan runcing dan ikan bawal yang menggelepar,
kini telah menjadi penghuni dari sebuah kalimat,
yang ditebarkan para nelayan di sepanjang pantai itu.
keringatlah yang bergulung-gulung membentur karang itu,
menghempaskan perahu dalam amukan badai yang pekat
dengan warna penderitaan.

kemudian terdengar jeritan dan bayangan-bayangan hitam,
lalu dibangun pentas maut, dengan dekorasi batang
kelapa yang saling bertumbukan. Sungai darah membelah
perkampungan menjadi kuburan bagi nama-nama yang
terkalahkan. Di beranda rumah, hanya menghampar tangisan,
seperti bunyi kumbang mengalun menusuk hati, dan terus
mengalun menghanguskan senja.

kehidupan menjadi gumpalan batu, yang setiap saat terpanggang
jilatan api kemarahan. Udara menjadi kubangan sunyi, memangsa
nafas-nafas renta, yang tak paham arti sebuah dendam. Tapi
hujan itu telah mengalirkan nyeri, yang memwarnai muka laut,
membuat membuat luka di angkasa, mengoyak hutan-hutan bakau, menjadi
serpihan-serpihan kepunahan.

kembali langit dikemas sebagai kenangan,
karena kehidupan itu telah menjadi humus,
dan masa depan tengah mencari ruang persemaian.

Pangandaran, 1997


----------------------------------------------------------


*Juniarso Ridwan, lahir 10 Juni 1955. Semasa menjadi mahasiswa di ITB aktif di Grup Apresiasi Sastra (Gas). Kini ia mengelola Forum Sastra Bandung, sebuah lembaga kebudayaan nirlaba. Tulisannya tersebar di berbagai media massa, seperti Pikiran Rakyat, Kompas, Mandala, Pelita, Media Indonesia, Aktuil, Bandung Pos, Galamedia, Mangle, Galura, Republika, Ulumul Quran, dan lain-lain.




Previous
« Prev Post

No comments:

Post a comment