Linkkoe My Id

Peristiwa, Literasi, Edukasi, Buku, Game, Tips, Serba-Serbi

Saturday, 26 September 2020

Mengatur Keuangan Agar Kaya di Usia Muda, Begini Caranya

Posted by Admin on Saturday, 26 September 2020

Tips Mengatur Keuangan Agar Kaya di Usia Muda, Begini Caranya



Finance, kaya, tips, tips kaya, tips hemat, tips mengatur keuangan, tips keuangan



Pada era millennial seperti saat ini, kerap kali orang mengeluh karena alur finansial mereka mengalami benturan sehingga menjadi tidak terarah geraknya. Apalagi bagi mereka yang masih muda, baik yang masih mahasiswa maupun mahasiswi, memiliki uang Rp50 ribu saja rasanya sudah seperti menggenggam sebagian impian mereka.

Tidak sedikit dari mereka memili cita-cita menjadi kaya, namun tidak tahu harus berusaha apa. Bahkan mereka berpanaangan, pada era seperti sekarang ini, sepertinya semuanya menjadi sulit dilakukan. Pandangan mereka menjadi sempit akibat ruang gerak yang mereka buat sempit. Oleh sebab itu, saya ingin berbagi tips finansial/keuangan, agar mereka bisa hidup tenang, tanpa gangguan finansial. Simak tips berikut ini:

1. Buat List Pos Pengeluaran

Kadang kebanyakan dari kita, sulit membuat list/daftar pengeluaran, karena kita sendiri tidak bisa membedakan, mana yang penting mana yang bisa ditunda, mana yang kebutuhan mana yang hanya sekadar keinginan. Ketika tangan menggenggam uang, sepertinya semuanya menjadi penting untuk dibeli. Ditekankan, list/daftar pos pengeluaran sangat penting untuk mengatur keuangan kita. 

Begini yang harus dilakukan, setelah mendapatkan penghasilan, uang tersebut bisa dibagi menjadi 5 pos, yakni cicilan utang maksimal 30 persen, kebutuhan rutin maksimal 60 persen, pengeluaran sosial minimal 2,5 persen, menabung dan berinvestasi minimal 10 persen, serta pengeluaran lifestyle maksimal 20 persen. Jika kamu adalah orang yang tidak menyukai utang, maka pos cicilan bisa ditiadakan.

2. Menabung dan berinvestasi

Pergi dengan uang Rp100 ribu, meski uang adalah hak pribadi, namun bukan berarti tidak disisihkan untuk kebutuhan di masa yang akan datang. Sebagai millennial juga harus menyadari pentingnya investasi untuk perencanaan keuangan, supaya tidak merasa kesulitan di masa pensiun kelak.

Sisihkan setidaknya 10 persen dari penghasilan untuk menabung. Jika belum memilih penghasilan, bisa juga dari duit jajan yang diberikan setiap minggu atau setiap bulannya.

Persiapkan dana darurat

Bagaimanapun juga, dana darurat itu penting dalam kehidupan kita. Meski terkesan sepele, namun sebenarnya sangat dibutuhkan. Beauty dan Lifestyle Blogger, Andra Alodita menyampaikan betapa pentingnya dana darurat, seperti pada halaman web-nya, maupun postingan IG Storynya.

Dana darurat bisa dikatakan sebagai “extra life” jika terjadi apa-apa. Sederhananya, cara menghitung dana darurat adalah, bagi yang belum menikah harus mengumpulkan 3x dari pengeluaran wajib bulanan. Sementara, yang sudah menikah, 6x dari pengeluaran wajib bulanan.

Aktif bayar zakat

Banyak yang lupa ketika sudah mendapatkan penghasilan tiap bulan, yakni membayar zakat ataupun sumbangan. Nominalnya bisa dibilang kecil, hanya 2,5 persen dari penghasilan. Namun dampaknya bisa tak terhingga.

Seperti kata pepatah, “apa yang sudah kita tanam, itulah yang kita tuai” begitu juga ketika berzakat, tidak perlu saat lebaran, namun juga bisa sedekah ke orang yang membutuhkan. Karena, the more we give, the more we get.

Kurangi sikap konsumtif dan impulsif

Kalau meninjau perilaku millennial saat ini, lihat barang lucu sedikit, ambil, bayar. Padahal barang tersebut bisa jadi karena diri sendiri yang impulsif. Hal tersebut juga bisa membuat berkurangnya nilai untuk menabung. Jika sudah seperti itu, ada baiknya untuk meng-install aplikasi atau memiliki jasa financial planner sendiri, supaya lebih tertata rapih finansialnya.

(*)

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a comment

Note: only a member of this blog may post a comment.