Panduan Langkah demi Langkah untuk Membantu Anak Anda Menulis Cerita | Linkkoe My Id

Linkkoe My Id

Interactive, multimedia, design, prosa, literasi, review, art, resep, food, hiburan

Panduan Langkah demi Langkah untuk Membantu Anak Anda Menulis Cerita

Posted by Admin on

Panduan Langkah demi Langkah untuk Membantu Anak Anda Menulis Cerita


Panduan Langkah demi Langkah untuk Membantu Anak Anda Menulis Cerita


Pertanyaan: 

Langkah apa saja yang perlu diketahui anak dalam menulis cerita?

Menulis cerita membantu anak-anak belajar mengatur pemikiran mereka dan menggunakan bahasa tertulis untuk mengkomunikasikan ide-ide mereka.

Mengambil langkah pertama untuk menulis cerita bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan menantang bagi anak Anda. Dengan merencanakan dan menulis cerita, anak-anak belajar menata pikiran mereka dan menggunakan bahasa tertulis untuk mengkomunikasikan ide-ide mereka dalam berbagai cara.

Menemukan ide dan inspirasi untuk menulis cerita bisa jadi rumit baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Membantu anak Anda menyusun cerita mereka dari awal hingga akhir adalah cara yang bagus untuk membuat proses penulisan menjadi jauh lebih mudah.

Langkah 1: Pikirkan sebuah ide

Tempat yang baik untuk memulai adalah dengan membaca buku bersama. Berhenti dan minta anak Anda membuat prediksi tentang bagaimana cerita itu akan berakhir. Akhiran alternatif anak Anda bisa menjadi bahan yang bagus untuk cerita baru dan orisinal. Anda juga bisa menulis cerita berdasarkan pengalaman nyata, seperti hari pertama anak Anda sekolah, petualangan di taman, atau kehilangan gigi pertama.

Langkah 2: Buat karakter dan latar

Minta anak Anda untuk membuat karakter dan latar. Apakah karakter utama mereka adalah anak-anak, orang dewasa, atau hewan? Apakah ceritanya akan berlatar di taman lokal, negara lain, atau luar angkasa? Biarkan imajinasi anak Anda menjadi liar!

Langkah 3: Awal atau Pembuka Cerita atau Pengenalan Cerita

Semua cerita anak yang baik memiliki awal, tengah, dan akhir. Minta anak Anda untuk mengembangkan ide cerita aslinya dan mengatur adegan pembuka. Apa yang spesial atau berbeda dari karakter utama mereka? Mungkin itu kucing yang suka mandi, pahlawan super yang tidak bisa terbang, atau putri yang tinggal di gua!

Langkah 4: Konflik

Sebuah cerita tanpa konflik bisa jadi agak membosankan. Bantu anak Anda memahami konsep konflik dalam sebuah cerita dengan membaca kembali beberapa buku favoritnya. Jelaskan kepada mereka saat konflik muncul dan dorong mereka untuk membuat konflik untuk cerita mereka sendiri. Mereka bahkan dapat memperkenalkan karakter baru untuk mengguncang segalanya!

Langkah 5: Titik Balik

Titik balik biasanya berada di tengah cerita dan membantu membuat cerita menjadi lebih menarik. Ini bisa menjadi momen eureka, saat karakter menemukan kekuatan super tersembunyi atau kejutan yang membuat seluruh cerita berputar. Minta anak Anda untuk memikirkan sesuatu yang paling tidak diharapkan pembaca. Tidak selalu harus masuk akal - inilah waktu anak Anda untuk melepaskan imajinasinya!

Langkah 6: Resolusi atau Penyelesaian

Cerita yang bagus tidak akan selesai tanpa resolusi akhir. Tanyakan kepada anak Anda bagaimana konflik dalam cerita mereka berkembang. Tantang mereka untuk menghubungkan konflik dengan titik balik untuk membuat resolusi yang berarti.

Langkah 7: Akhir atau Ending Cerita

Akhir yang memuaskan adalah cara sempurna untuk menyelesaikan sebuah cerita. Apa yang terjadi pada karakter setelah konflik mereka diselesaikan? Apakah mereka akhirnya bisa mencapai sesuatu, atau apakah mereka mendapat pelajaran penting sebagai hasilnya?

Semoga artikel ini bermanfaat.

Previous
« Prev Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

close