Kapan Malam Lailatul Qadar 2021 dan Amalan yang Harus Dilakukan pada Malam Lailatul Qadar | Linkkoe My Id

Linkkoe My Id

Interactive, multimedia, design, prosa, literasi, review, art, resep, food, hiburan

Kapan Malam Lailatul Qadar 2021 dan Amalan yang Harus Dilakukan pada Malam Lailatul Qadar

Posted by Admin on


Kapan Malam Lailatul Qadar 2021 dan Amalan yang Harus Dilakukan pada Malam Lailatul Qadar



Kapan Malam Lailatul Qadar 2021 dan Amalan yang Harus Dilakukan pada Malam Lailatul Qadar?

Kapan Malam Lailatul Qadar 2021?

Seperti yang kita ketahui Laylat al Qadr adalah salah satu malam ganjil dari 10 hari terakhir Ramadhan. Tahun ini, Laylat al Qadr 2021 diharapkan akan dirayakan pada malam Sabtu, 8 Mei 2021. Namun, tanggal pastinya bergantung pada penampakan bulan Ramadhan, 1442.

Apa itu Malam Lailatul Qadar?
 
Laylat al Qadr ( لیلة القدر ) adalah sebuah dunia Arab yang berarti Malam Kuasa/ Malam Ketetapan dalam bahasa Indonesia. Ia juga dikenal sebagai Laylat al Qadr, Laylatul Qadr, Lailatul Qadr / Lailatul Qadar dan (شب قدر) di berbagai belahan dunia.

Ramadhan adalah bulan tersuci bagi semua Muslim di seluruh dunia dan Lailatul Qadar adalah malam paling suci Ramadhan yang menandakan pentingnya malam ini. Seperti disebutkan di awal, malam ini lebih baik dari seribu bulan dan beribadah pada malam ini lebih baik dari delapan puluh tiga tahun beribadah. Alasan ini saja harus mendorong seorang Muslim sejati untuk menghabiskan malam ini dalam sholat, Dua & Dzikir, mencari pengampunan dan memohon kepada Allah untuk semua berkah dunia ini dan akhirat.

Malam ini sangat berharga sehingga Alquran mendedikasikan sebuah Surah khusus untuknya yaitu Surah Al-Qadr (97) .

Kapan Malam Lailatul Qadar Bisa Diamati? 

Meskipun malam persisnya Lailatul Qadar belum disebutkan kapan waktunya akan jatuh, akan tetapi Nabi Muhammad (SAW) telah mengarahkan kita untuk mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan. Hal yang sama juga terlihat dari Hadis berikut:

Diriwayatkan oleh Aishah (RA) bahwa Rasulullah (SAW) bersabda:

“Cari Lailatul Qadar di malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir Ramadhan.”

(Sahih Bukhari: 2017)


Jadi Lailatul Qadar jatuh pada malam ke 21, 23, 25, 27 atau 29 Ramadhan. Namun, telah ditegaskan bahwa kemungkinan besar itu adalah malam ke-27 Ramadhan.


Pentingnya Lailatul Qadar

Ada banyak Ayat Alquran dan Hadis tentang pentingnya dan pentingnya malam yang penuh berkah ini.

- Quran diturunkan pada malam Lailatul Qadar

Alquran pertama kali diturunkan dari surga pada malam Lailatul Qadar. Hal yang sama juga terlihat dari ayat-ayat Alquran berikut:

"Sesungguhnya, Kami telah menurunkannya (Alquran ini) pada malam Al-Qadr (Ketetapan).”

(Surat Al-Qadr 97: 1)

“Memang, Kami mengirimkannya pada malam yang diberkati.”

(Surat Dukhan 44: 3)


"Ramadhan adalah (bulan) di mana Al-Qur'an diturunkan, sebagai pedoman bagi umat manusia, juga jelas (tanda) untuk petunjuk dan penilaian (antara benar dan salah) ."

(Surat Baqarah 2: 185)


Wahyu Alquran ; tanda rahmat, pembimbing dan berkah Allah bagi umat manusia. Siapapun yang tertarik untuk menemukan panduan terbaik, dia harus mempelajari ajaran Quran Karim.


- Malam ini lebih baik dari Seribu Bulan

Allah berfirman dalam Quran:

“Malam Al-Qadr (Ketetapan) lebih baik dari seribu bulan.”

(Surat Al-Qadr 97: 3)


Artinya menyembah Allah dalam Laylatul Qadr lebih baik pahalanya daripada menyembah-Nya seribu bulan yang setara dengan 83 tahun 4 bulan.

- Semua dosa masa lalu Anda akan diampuni

Diriwayatkan oleh Abu Hurirah (RA) bahwa Nabi (SAW) bersabda:

“Barangsiapa mendirikan shalat pada malam Qadr karena keimanan yang tulus dan mengharapkan pahala dari Allah, maka semua dosa sebelumnya akan diampuni.”

(Sahih Bukhari: 1901)


Bagaimana Nabi (SAW) mengamati malam ini

Sholat pada malam ini juga merupakan sunnah dari Nabi tercinta kita (SAW). Rasulullah (SAW) akan melibatkan dirinya dalam pengabdian selama sepuluh malam terakhir Ramadhan lebih dari yang dia lakukan di waktu lain sepanjang tahun. Hal yang sama juga terlihat dari Hadis berikut:
Hal ini diriwayatkan oleh Aishah (RA):

"Ketika sepuluh malam terakhir dimulai (Ramadhan), Rasulullah (SAW) tetap terjaga di malam hari (untuk sholat dan pengabdian), membangunkan keluarganya, dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat (dengan lebih bersemangat)."

(Sahih Muslim: 1174)

Tujuan Itikaaf

Itakaaf di Masjid selama 10 hari terakhir Ramadhan adalah amalan besar dan juga sunnah Nabi tercinta kita (SAW). Tujuan utama dari Itakaaf adalah mencari Laylat Al Qadr seperti yang dibuktikan dari hadits berikut.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Aishah (RA) yang mengatakan:

'Rasulullah (SAW) biasa mempraktikkan Itikaf di sepuluh malam terakhir Ramadhan dan biasa berkata, "Cari Malam Qadr di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan."'

(Sahih Bukhari: 2020)

Nabi (SAW) biasa berdoa begitu banyak selama Itakaaf sehingga dahinya hingga dahinya menjadi gelap karena sujud terus menerus di hadapan Allah.

Seperti dilansir Abu Sa'id al-Khudri (RA):

“Nabi (SAW) menempel di tempatnya Itikaf dan dahinya berlumuran lumpur dan air."

[Sahih Muslim: 1167 (b)]


- Malaikat turun ke Bumi dengan Kebaikan

Allah Berkata dalam Quran:

"Para malaikat dan roh turun ke dalamnya atas perintah Tuhan mereka dengan keputusan-Nya untuk setiap urusan."

(Surat Al-Qadr 97: 4)

Menurut Ibn Kathir, malaikat turun dalam jumlah yang banyak, di bawah kepemimpinan Jibril Hazrat (AS), pada Malam Al-Qadr. Malaikat turun dengan turunnya berkah dan rahmat Allah, sama seperti mereka turun saat Alquran dibacakan. Sudut-sudut tersebut kemudian mengelilingi lingkaran Dzikir (mengingat Allah) dan mereka menurunkan sayapnya dengan hormat yang benar terhadap siswa ilmu. Para malaikat terus memberikan salam damai sepanjang Malam Al-Qadr kepada orang-orang yang sibuk dalam Doa, Sholat, Zikir Alquran, Dzikir Allah atau dzikir Allah sampai waktu Subuh (subuh) datang.


Doa yang Dibaca Ketika Lailatul Qadar

Diriwayatkan dari Aishah (RA) bahwa dia berkata:

"Wahai Rasulullah, menurut Anda apa yang harus saya katakan dalam permohonan saya , jika saya datang Lailatul Qadar?" Dia berkata: "Katakan:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka 'afuwwan tuhibbul-'afwa fa'fu' anni
(Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan cinta pengampunan, jadi maafkan aku)."

(Ibn Majah: 3850)




Amalan yang Dilakukan pada Malam Lailatul Qadar

Jika Anda tertarik untuk menjalani Lailatul Qadar, izinkan kami mengingatkan Anda tentang beberapa hal yang mungkin harus Anda lakukan.

Pada malam-malam (malam-malam ganjil dalam 10 hari terakhir Ramadhan) seseorang dapat menghabiskan waktu secara kolektif dan / atau secara individu mengamati kegiatan-kegiatan berikut:

1) Pembacaan Ouran Suci.
2) Berdoa Nafl setelah Sholat Tarawih .
3) Mengingat Allah (juga dikenal sebagai Dzikir).
4) Doa untuk diri sendiri, orang yang Anda cintai dan Umat Muslim.
5) Membaca kitab Hadits untuk mempelajari Sunnah Nabi Muhammad (SAW) .
6) Membaca Tafsir Alquran.
7) Memberi amal kepada orang lain jika Anda mampu membelinya.
8) Berbagi pengetahuan Anda tentang Islam dengan orang-orang di sebelah Anda sehingga mereka mendapat manfaat dan belajar dari Anda.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Malam Lailatul Qadar adalah acara yang sangat penting dalam Islam. Malam ini adalah malam Rahmat, malam Berkah, malam Damai dan malam Bimbingan. Ini adalah malam Penyatuan antara dunia terbatas kita dan Alam Semesta Tak Terbatas Tak Terlihat. Siapapun yang tertarik untuk mencapai Rahmat Allah akan berusaha sangat keras untuk mencari Malam Kekuatan. Siapapun yang tertarik untuk menerima berkah Allah di Malam Terberkati akan bekerja sangat keras untuk memanfaatkan Malam Kuasa secara maksimal. Siapapun yang tertarik untuk mencapai kedamaian pikiran, kedamaian tubuh dan kedamaian dalam masyarakat; dia harus mencari Malam ini dan menjalaninya.

Semoga Allah memberi kita kekuatan, kekuatan, keberanian dan upaya untuk melakukan yang terbaik untuk menaati Allah dan mengikuti ajaran-Nya. Semoga Allah membimbing kita dan memperkuat Iman kita. Kami berdoa agar Allah membantu kami menjalani satu tahun lagi dengan ketulusan dan pengabdian. Semoga Allah membuat kita menyadari bahwa satu tahun hidup kita telah berakhir dan kita satu tahun lebih dekat dengan kuburan kita. Marilah kita bangun dan melakukan yang terbaik untuk menyenangkan Allah dalam kehidupan kita sehari-hari. Marilah kita memohon ampunan dari Allah.


Data diolah dari sumber: Islamicfinder 

Previous
« Prev Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.