Menu
Linkkoe My Id

Menulis Skenario Hidup Sendiri, Terus Berkembang dan Menjadi Menarik


skenario hidup,terus berkembang,menjadi menarik,Serba-Serbi,motivasi,



Menulis Skenario Hidup Sendiri, Terus Berkembang dan Menjadi Menarik








Menulis Skenario Hidup Sendiri

Skenario tentang hidup kita pada saat ini masih dalam proses penulisan. Penulisnya adalah kita sendiri. Marilah kita menulis apa saja yang kita inginkan. Tentu saja kita akan berjumpa dengan berbagai tantangan. Jika kita tidak pernah memiliki sesuatu untuk ditaklukkan, bagaimana mungkin kita akan bisa berkembang?

Bayangkan saat ini kita diminta untuk menulis pidato pada waktu kematian kita. Apakah kita puas dengan pekerjaan-pekerjaan yang pernah kita buat? Jika tidak puas ingatlah bahwa hidup ini belum berakhir. Hari ini hanyalah satu titik dari keseluruhan hidup kita.

Kita masih dapat mulai lagi. Kita masih memiliki kesempatan untuk menjadi diri yang terbaik. Kesalahan-kesalahan kita bisa diluruskan, bahkan dihapuskan.

Kita belum terlambat. Tidak pernah. Mari kita pegang urat nadi kita dan kita rasakan. Kita masih hidup bukan? Berterimakasihlah pada Tuhan atas tantangan- tantangan yang dianugerahkan pada kita. Jangan berhenti. Maju terus setapak demi setapak.


Terus Berkembang

Kita adalah bagian dari lingkungan kita. Mari kita lihat dan tatap diri kita. Kita pasti akan menemukan keindahan dalam diri kita. Orang bilang: "Di mana kita ditanarn, di situ pula kita harus berkembang".

Jadilah tumbuh-tumbuhan yang selalu hijau. Tumbuh- tumbuhan yang tetap mekar sepanjang tahun, tanpa perlu ditanyakan apa sebabnya. Bunga-bunga liarpun bisa bermekaran. Di pegunungan-pegunungan bunga-bunga menyemarakkan keindahan alam. Taman- taman di tepi jalan membuat kota-kota semakin asri. Dan di rumah kita, kita adalah bunga-bunga itu.

Kita ajak sesama kita untuk bertukar pikiran, bertukar impian ataupun berrukar pengalaman. Kita tanyakan kepada mereka apa yang mereka miliki. Hal seperti itu dapat diibaratkan seperti penyerbukan silang. Senyumlah pada waktu kita mendengarkan pengalaman orang lain itu. Seperti halnya sinar mentari bermanfaat bagi tumbuh-tumbuhan, demikianpun hidup kita membawa manfaat bagi orang lain.



Menjadi Menarik

Percayalah bahwa diri kita betul-betul menarik. Keindahan kita diperhitungkan. Memang kita bukan ratu kecantikan. Juga bukan orang yang paling tampan di seluruh negeri. Tetapi percayalah bahwa kita memiliki ketampanan tersendiri. Kita adalah kita. Kita adalah diri yang "khas'', "khusus", "istimewa".

Kebaikan dan kasih membuat orang-orang yang nampaknya biasa-biasa saja menjadi amat memikat, walaupun mereka itu tambun ataupun krempeng.

Jangan pernah minder. Yakinlah bahwa pakaian yang kita kenakan mampu membuat kita menjadi menarik dan "make up" yang kita pakai mampu membuat wajah kita menjadi tampan. Namun bukan melulu karena pakaian dan "make up", melainkan karena kita hidup, tepatnya hidup dengan gairah.

Kita hanya perlu mengenal keindahan diri kita. Kita hanya perlu meyakinkan diri kita sendiri: "Saya sungguh menarik" atau "Saya sungguh cantik". Camkan itu baik-baik.

Baca Juga

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.