Menu
Linkkoe My Id

Pentingnya Air dan Oksigen bagi Kesehatan Tubuh Manusia


Pentingnya Air dan Oksigen bagi Kesehatan Tubuh Manusia


Pentingnya Air dan Oksigen bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Air merupakan bagian penting untuk kehidupan, sebagian besar tubuh kita terdiri dari air, tanpa air manusia akan mengalami dehidrasi dan lebih cepat mati dibandingkan tanpa makanan. Air merupakan bagian penting untuk kehidupan, sebagian besar tubuh kita terdiri dari air, tanpa air manusia akan mengalami dehidrasi dan lebih cepat mati dibandingkan tanpa makanan. Air berfungsi untuk mentransportasi mineral, vitamin, protein dan zat gizi lainnya ke seluruh tubuh. Keseimbangan suhu tubuh akan sangat tergantung pada air, karena air merupakan pelumas jaringan tubuh sekaligus bantalan sendi-sendi , tulang, dan otot. Air beroksigen telah diperkaya dengan oksigen melalui rekayasa teknologi sehingga mengandung O2 45 ppm – 80 ppm. Oksigen dimasukkan ke dalam air lewat suatu proses dengan menggunakan tekanan, seperti halnya ketika membuat minuman berkarbonasi (minuman ringan) yaitu dengan memompakan CO2 ke dalam air. Oksigen yang diserap melalui membran intestinal diklaim dapat meningkatkan imunitas dan memperbaiki sistem sirkulasi dalam tubuh. Oksigen juga akan melekat di butir-butir darah merah yang kemudian masuk ke dalam sel-sel tubuh manusia. Oksigen diperlukan sel untuk mengubah glukosa menjadi energi yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti aktivitas fisik, penyerapan makanan, membangun kekebalan tubuh, pemulihan kondisi tubuh, juga penghancuran beberapa racun sisa metabolisme. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan metabolisme berlangsung tidak sempurna. Beberapa penelitian menunjukan bahwa manfaat dari air beroksigen dapat meningkatkan populasi bakteri probiotik. Seperti diketahui, probiotik berfungsi menyeimbangkan flora usus sehingga pencernaan menjadi lebih baik. Di dalam tubuh manusia, terdapat milyaran probiotik yang jika berkembang biak lebih banyak akan meningkatkan daya tahan tubuh.


Air bagi kehidupan Manusia

Air merupakan bagian penting untuk kehidupan, sebagian besar tubuh kita terdiri dari air, tanpa air manusia akan mengalami dehidrasi dan lebih cepat mati dibandingkan tanpa makanan. Air berfungsi untuk mentransportasi mineral, vitamin, protein dan zat gizi lainnya ke seluruh tubuh. Keseimbangan suhu tubuh akan sangat tergantung pada air, karena air merupakan pelumas jaringan tubuh sekaligus bantalan sendi-sendi , tulang, dan otot. Kebutuhan air untuk manusia dalam sehari minimal sebanyak 8 gelas, yang diperlukan untuk kelancaran proses metabolisme di dalam tubuh.

Uraian tentang manfaat kesehatan air yang dimuat harian Kompas tanggal 22 Maret 2007, bahwa air diperlukan untuk hampir semua reaksi biokimia dalam tubuh. Di dalam tubuh, air bermanfaat antara lain untuk memelihara suhu badan agar tetap stabil, melarutkan asupan makanan ke dalam tubuh melalui pencernaan, membawa zat gizi ke seluruh bagian tubuh, serta membuang sisa metabolisme keluar tubuh, melalui urin atau feaces dan keringat.

Mengkonsumsi air secara cukup dapat meningkatkan fungsi hormon, memperbaiki kemampuan hati untuk memecah dan melepas lemak, serta mengurangi rasa lapar. Sebaliknya, kurang air dapat menyebabkan konstipasi, infeksi saluran urin, terbentuknya batu ginjal, kelelahan, dan masalah-masalah seputar kulit, rambut, dan kuku. Di pasaran saat ini mulai bermunculan produk air kemasan baru yaitu air beroksigen. Sesungguhnya air, dari manapun sumbernya, yang sering diminum kebanyakan orang telah mengandung oksigen yang kadarnya sekitar 7 ppm. Air beroksigen telah diperkaya dengan oksigen melalui rekayasa teknologi sehingga mengandung O2 45 ppm – 80 ppm. Oksigen dimasukkan ke dalam air lewat suatu proses dengan menggunakan tekanan, seperti halnya ketika membuat minuman berkarbonasi (minuman ringan) yaitu dengan memompakan CO2 ke dalam air. Oksigen yang diserap melalui membran intestinal diklaim dapat meningkatkan imunitas dan memperbaiki sistem sirkulasi dalam tubuh. Oksigen juga akan melekat di butir-butir darah merah yang kemudian masuk ke dalam sel-sel tubuh manusia. Sebuah studi yang melibatkan 25 atlet pelari yang mengkonsumsi air beroksigen menunjukkan hasil positip. Sejumlah 83% dari pelari tersebut mempunyai performans prestasi yang lebih baik. Mereka menghemat waktu 31 detik dalam suatu lomba lari. (Khomsan, 2007)

Jika kecukupan konsumsi air tidak dipenuhi maka tubuh akan kekurangan air. Gejalanya antara lain berupa terasa kering di bagian tenggorokan. Pada anak kecil, hal ini bisa berakibat fatal. Dalam hal kekurangan minum sedikit saja namun berlangsung dalam jangka panjang, fungsi ginjal dapat dapat terganggu sehingga suatu ketika terbentuk kristal atau batu ginjal. Kekurangan cairan juga dapat menyebabkan konstipasi, infeksi saluran urin, kelelahan, dan berbagai masalah seputar kulit, rambut dan kuku.

Oksigen diperlukan sel untuk mengubah glukosa menjadi energi yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti aktivitas fisik, penyerapan makanan, membangun kekebalan tubuh, pemulihan kondisi tubuh, dan menghancurkan beberapa racun sisa metabolisme. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan metabolisme berlangsung tidak sempurna. Akibatnya, tubuh terasa lelah, pegal-pegal, dan mudah terserang penyakit. Beranjak dari pentingnya air dan aksiden, dewasa ini dipasaran dapat ditemui minuman berupa air beroksigen tinggi. Sebenarnya, air dari sumber manapun

telah mengandung oksigen. Kadarnya umumnya sekitar 7 ppm (part per million). Namun, sekitar tahun 1988, seorang peneliti Jerman, Pakdaman, mulai memasyarakatkan air beroksigen tinggi. Melalui teknologi tertentu, kandungan air bisa diperkaya, bahkan hingga berkali-kali lipat. Hasilnya, kandungan oksigen air bisa meningkat hingga antara 45-80 ppm. (Khomsan, 2007). Beberapa penelitian menunjukan bahwa manfaat dari air beroksigen dapat meningkatkan populasi bakteri probiotik. Seperti diketahui, probiotik berfungsi menyeimbangkan flora usus sehingga pencernaan menjadi lebih baik. Di dalam tubuh manusia, terdapat milyaran probiotik yang jika berkembang biak lebih banyak akan meningkatkan daya tahan tubuh. Probiotik juga mencegah masuknya bakteri (jahat) lebih banyak sehingga secara keseluruhan dapat membantu tubuh menjadi lebih sehat.

Baca Juga

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.