Aliran-aliran Sastra dalam Sastra - Linkkoe My Id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Cuan Setiap Hari
Mau dapat uang setiap hari tanpa ribet, silakan kunjungi web ini
KlikUang.com

Gadis Cantik Ini Open BO
Hanya karena ekonomi, Gadis cantik ini rela menjual tubuhnya demi rupiah
VideoXxx.com

Aliran-aliran Sastra dalam Sastra

Aliran-aliran Sastra dalam Sastra






Aliran-aliran Sastra dalam Sastra

Sebagaimana kita ketahui di dalam kehidupan ini sering kita jumpai berbagai aliran, begitu pula dalam dunia sastra. Aliran dalam dunia sastra itu antara lain :

1. Aliran realisme (Realita= kehidupan)

Aliran ini melukiskan kenyataan sebagai objek cerita. Segala sesuatunya dilihat dari kacamata nyata. Adapun yang paling banyak karya sastranya termasuk dalam aliran ini adalah karya sastra Angkatan ‘45, sebab karya sastranya benar-benar mengungkapkan kenyataan hidup sehari-hari, khususya kenyataan yang behubungan dengan revolusi dengan segala aspeknya.

2. Aliran naturalisme (natural=alami)

Aliran ini merupakan cabang aliran realismedan cenderung melukiskan kenyataan-kenyataan yang buruk dan jelek. Jadi naturalisme boleh dikatakan realisme yang hanya mengemukakan keburukan-keburukan atau kejelekan-kejelekan atau kekurangan- kekurangan tentang keadaan masyarakat atau sifat manusia.pengarang yang termasuk dalam aliran ini adalah Emile Zole orang Perancis. Dalam sastra Indonesia, roman "Belenggu" karya Armijn Pane menunjukkan juga sifat kenaturalisasiannya. Begitu pula novel dari "Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma" karya Idrus.

3. Neo-naturalisme atau naturalisme corak baru

Aliran ini bermakna sebuah aliran naturalisme yang tidak hanya mengemukakan keburukan atau kejelekan saja, tetapi cenderung pula menuliskan keadaan yang baik dan bagus. Karya yang mengarah kepada aliran ini misalnya: "Gelombang" karya Dewi "Dee" Lestari; "5 cm" karya Dhony Dirgantoro; "Atap" karya Fira Basuki; dan lain-lain.

4. Ekspresionisme (ekspresi=curahan)

Ekspresionisme adalah aliran yang mengambil cara menyampaikan segala lukisan dengan menempuh curahan hati/ jiwa. Si pengarang atau penyair tidak semata-mata menceritakan, tetapi mencurahkan jiwanya tentang suatu lukisan. Penyair yang nampak sekali letupan perasaan dan pergolakan jiwanya di antaranya adalah penyair Chairil Anwar dan novelis N.H. Dini.

5. Aliran Impresionisme (impresi=kesan).

Impresionisme adalah aliran yang melukiskan kenyataan yang sebenarnya itu dengan jalan mengemukakan kesan, atau pandangan sepintas lalu. Kesan atau pandangan yang dikemukakan itu sangat hangat dan sangat menonjol. Misalnya antologi cerpen "Serimpi" karya Rohana Handarum, sementara dari genre puisi bisa diwakili dengan puisi "Tragedi Winka Sihka" karya Sutardji Calzoum Bachri.

6. Aliran Determinisme (determinete=menentukan).

Aliran ini cabang dari aliran naturalisme, yang melukiskan nasib buruk yang ditentukanoleh keadaan zaman dan lingkungan (paksaan nasib), misalnya novel "Pulang" karya Leila S. Chudori dan novel "Gadis Tangsi" karya Suparto Brata.

7. Aliran Surealisme

Aliran ini merupakan aliran realisme yang berlebih-lebihan sehingga lukisannya merupakan campuran antara realisme dan ekspresionisme. Aliran surealisme sama halnya dengan aliran ekspresionisme, memerlukan pernyataan serta memaksakan jiwa. Angan-angan yang menghebat senantiasa mencampuri lukisannya, misalnya Rosihan Anwar dalam "Radio Masyarakat", Idrus dalam Aki.

8. Aliaran Romantik

Aliran ini merupakan lawan dari aliran realisme. Aliran romantik merupakan hasil jiwa yang tidak puas oleh kenyataan serta lari ke dunia angan-angan yang merupakan mimpi belaka. Misalnya buku-buku pada masa Angkatan Balai Pustaka dan Pujangga Baru.

9. Aliran Idealisme ( idea=cita-cita)

Aliran idealisme mengutamakan ide sebagai pokok tujuannya. Aliran ini sangat teguh kepada cita-cita yang dikandungnya. Tanpa diingat apakah idea itu dapat terlaksana atau tidak. Misalnya Takdir Alisabana dalam "Layar Terkembang."

10. Aliran Simbolik

Aliran simbolik adalah gabungan yang beraliran romantik yang melukiskan dan memakai lambang hewan atau tumbuhan sebagai perlambangnya bagi kehidupan manusia. Gubahannya mengandung arti dan tamsil yang dalam sehingga dapat dijadikan bahan perbandingan bagi manusia. Misalnya antologi cerpen "Mereka Bilang Saya Monyet" karya Ayu Utami dan novel "Manusia Setengah Salmon" karya Raditya Dika.

Pengasihan Ampuh
Sekali Baca, Perempuan yang Kamu Cintai Pasti Tergila-Gila
pengasihanampuh.com

Bitcoin Mining Free
Just register, enjoy mining and withdraw BTC $12 every day
autofaucet.org

Pengasihan Terampuh
Doanya pendek, tapi khasiatnya luar biasa, cukup 3 kali baca, dia pasti tergila-gila.
doapengasihan.id

close