Teknik Pelukisan Tokoh dalam Cerita Fiksi: Teknik Uraian (Ekspositori) - Linkkoe My Id
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Cuan Setiap Hari
Mau dapat uang setiap hari tanpa ribet, silakan kunjungi web ini
KlikUang.com

Gadis Cantik Ini Open BO
Hanya karena ekonomi, Gadis cantik ini rela menjual tubuhnya demi rupiah
VideoXxx.com

Teknik Pelukisan Tokoh dalam Cerita Fiksi: Teknik Uraian (Ekspositori)


Teknik Pelukisan Tokoh dalam Cerita Fiksi: Teknik Uraian (Ekspositori)





Teknik Pelukisan Tokoh dalam Cerita Fiksi: Teknik Uraian (Ekspositori) 

Teknik uraian (ekspositori) sering disebut juga sebagai teknik analitis. Dalam teknik ini pelukisan tokoh cerita dilakukan dengan memberikan deskripsi, uraian, atau penjelasan secara langsung. 

Tokoh cerita hadir dan dihadirkan oleh pengarang ke hadapan pembaca secara tidak berbelit-belit. Ia dihadirkan begitu saja dan langsung disertai deskripsi kediriannya, yang mungkin berupa sikap, sifat, watak, tingkah laku, atau bahkan juga ciri fisiknya. Bahkan, sering dijumpai dalam suatu karya fiksi, belum lagi pembaca akrab berkenalan dengan tokoh cerita, informasi kedirian tokoh tersebut justru telah lebih dahulu diterima secara lengkap. Hal ini biasanya terdapat pada tahap perkenalan. Pengarang tidak hanya memperkenalkan latar dan suasana dalam rangka “menyituasikan” pembaca, melainkan juga data-data kedirian tokoh cerita.

Teknik uraian memiliki kelemahan dan kelebihan. Kelemahannya, yaitu pembaca akan dengan mudah memahami ciri-ciri kedirian tokoh tanpa harus menafsirkan sendiri dengan kemungkinan kurang tepat. Hal ini disebabkan deskripsi kedirian tokoh yang dilakukan secara langsung oleh pengarang akan terwujud penuturan yang bersifat deskripsi pula. Artinya, ia tidak akan terwujud penuturan yang bersifat dialog, walau bukan merupakan suatu pantangan atau pelanggaran jika di dalam dialog pun tercermin watak para tokoh yang terlibat. 

Kelemahan lainnya, pembaca kurang dilibatkan untuk berperan serta secara aktif-imajinatif, dan itu dapat dipandang sebagai pembodohan terhadap pembaca. Di samping itu, kelemahan teknik ini, yaitu penuturannya yang bersifat mekanis dan kurang alami. Artinya, dalam realitas kehidupan tidak akan ditemui deskripsi kedirian seseorang yang begitu lengkap dan pasti. Kelebihan teknik tersebut, yaitu dapat menjadi cukup efektif jika dipergunakan secara tepat sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, dipergunakan secara variatif yang bersifat saling melengkapi dengan teknik dramatik.


Contoh teknik uraian (ekspositori)


Karman meski ukuran tubuhnya tidak kecil, saat itu merasa menjadi rayap yang berjalan di antara barisan lembu. Ia selalu merasa dirinya tak berarti, bahkan tiada. Demikian, pada hari pertama dinyatakan menjadi orang bebas, Karman malah mera- sa dirinya tak berarti apa-apa, hina-dina. Waktu berjalan ke barat sepanjang gili-gili itu Karman sebenarnya amat tersiksa. Tatapan mata sekilas orang-orang yang kebetulan berpapasan terasa sangat menyiksa (Kubah, hlm.9).
Pengasihan Ampuh
Sekali Baca, Perempuan yang Kamu Cintai Pasti Tergila-Gila
pengasihanampuh.com

Bitcoin Mining Free
Just register, enjoy mining and withdraw BTC $12 every day
autofaucet.org

Pengasihan Terampuh
Doanya pendek, tapi khasiatnya luar biasa, cukup 3 kali baca, dia pasti tergila-gila.
doapengasihan.id

close