Anakronisme sebagai Alat Bedah Kesalahan Kronologi dalam Karya Sastra

Admin

Anakronisme sebagai Alat Bedah Kesalahan Kronologi dalam Karya Sastra


Tips: linkkoe.my.id - Anakronisme, yang berasal dari kata Yunani "anakronous," memiliki makna harfiah" melawan waktu" dan merujuk pada kesalahan kronologi




Apa itu Anakronisme?

Anakronisme, yang berasal dari kata Yunani "anakronous," memiliki makna harfiah "melawan waktu" dan merujuk pada kesalahan kronologi atau garis waktu dalam karya sastra, seni, dan budaya. Artikel ini menjelaskan konsep anakronisme dan mengulas contoh-contohnya dalam karya sastra. Anakronisme sering kali disebabkan oleh kurangnya penelitian dan pemahaman sejarah oleh penulis. Namun, dalam beberapa kasus, anakronisme dapat digunakan dengan sengaja untuk mencapai efek artistik tertentu.

Definisi Anakronisme

Anakronisme adalah sebuah konsep yang muncul dalam karya sastra, seni, dan budaya yang merujuk pada ketidaksesuaian waktu dan tempat dalam representasi suatu objek atau gagasan. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "anakronous," yang secara harfiah berarti "melawan waktu." Dengan kata lain, anakronisme terjadi ketika elemen-elemen dalam sebuah karya tidak sesuai dengan waktu dan tempat yang seharusnya mereka gambarkan.

Anakronisme dalam Karya Sastra

Anakronisme adalah kesalahan yang sering muncul dalam karya sastra, termasuk drama dan novel. Salah satu contoh yang sering diutip adalah dalam drama "Julius Caesar" karya William Shakespeare. Dalam adegan tertentu, karakter-karakter seperti Brutus dan Cassius berbicara tentang jam, meskipun jam mekanis belum ditemukan pada masa Julius Caesar. Namun, pada masa Shakespeare, jam seperti itu sudah ada, sehingga penyebutan jam dalam lakon tersebut menjadi anakronisme.

Drama yang sama juga menyajikan contoh anakronisme lain dalam pakaian. Salah satu karakter dikisahkan mengenakan doublet, yaitu jaket ketat, yang sebenarnya tidak sesuai dengan gaya berpakaian Bangsa Romawi pada masa Julius Caesar. Namun, penggunaan doublet ini mencerminkan tren mode pada zaman Shakespeare, sehingga juga merupakan contoh anakronisme.

Dalam drama "Hamlet" karya Shakespeare, terdapat anakronisme sejarah. Hamlet dikatakan kuliah di Universitas Halle-Wittenberg, yang sebenarnya baru didirikan pada tahun 1502 M. Ini adalah contoh anakronisme sejarah, karena masa yang digambarkan dalam drama berbeda dengan waktu pendirian universitas tersebut.

Dalam drama "Macbeth," terdapat penggunaan kata "dolar" dalam salah satu dialog. Meskipun dolar bukan satuan moneter pada saat drama tersebut dipentaskan, penggunaan kata ini merupakan kesalahan yang mungkin disebabkan oleh kurangnya penelitian Shakespeare.

Contoh lain datang dari novel "Firaun" karya Boleslaw Prus. Latar novel ini adalah masa rezim Ramses XII. Dalam novel ini, disebutkan tentang sebuah kanal Pangeran Harim yang dianggap seukuran dengan Terusan Suez, padahal Terusan Suez sudah ada sebelum waktu yang digambarkan dalam narasi.

Dalam puisi "Ode on a Grecian Urn" karya John Keats, terdapat penggunaan istilah "kamu" yang sudah usang dan formal, bukan istilah informal yang lebih sesuai dengan zaman Keats. Namun, penggunaan ini adalah contoh anakronisme yang digunakan secara sengaja untuk menciptakan efek artistik tertentu.

Fungsi Anakronisme

Umumnya, anakronisme dianggap sebagai kesalahan yang tidak disengaja akibat kurangnya penelitian dan pemahaman sejarah oleh penulis. Namun, dalam beberapa kasus, anakronisme dapat digunakan dengan sengaja untuk mencapai efek artistik tertentu. Ini dapat mengundang perhatian pembaca atau penonton dan menambah dimensi ke dalam karya tersebut.

Kesimpulan

Anakronisme adalah salah satu aspek menarik dalam karya sastra dan seni yang mengungkapkan ketidaksesuaian waktu dan tempat dalam representasi. Sebagai penyebabnya dapat menjadi kurangnya penelitian sejarah oleh penulis atau digunakan secara sengaja untuk menciptakan efek artistik. Memahami konsep ini membantu kita menghargai pentingnya penelitian sejarah yang akurat dalam menciptakan karya yang sesuai dengan konteks waktu dan tempat yang digambarkan. (lk)


Sumber: Anakronisme
To Top
close