Pemkab Sumenep Rehab Lima Pasar Tradisional: Progres Pekerjaan Baru 30 Persen

Admin

Pemkab Sumenep Rehab Lima Pasar Tradisional: Progres Pekerjaan Baru 30 Persen





News: linkkoe.my.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan alokasi anggaran untuk merehabilitasi lima pasar tradisional dalam upaya meningkatkan infrastruktur dan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung. Meskipun telah memasuki tahap pelaksanaan, progres pekerjaan baru mencapai sekitar 30 persen. Proyek rehabilitasi ini dipilih melalui penunjukan langsung (PL), dan masing-masing pasar mendapatkan alokasi dana yang berbeda.

1. Pasar Ganding dan Pasar Marengan

Pasar Ganding dan Pasar Marengan masing-masing mendapatkan alokasi anggaran rehabilitasi sarana dan prasarana (sarpras) sebesar Rp 100 juta. Meski proyek ini masih pada tahap awal, upaya pemulihan dua pasar ini diharapkan memberikan dampak positif bagi para pedagang dan pengunjung.

2. Pasar Anom Baru Sumenep

Pasar Anom Baru Sumenep mendapatkan alokasi anggaran rehabilitasi sarpras sebesar Rp 165 juta. Dengan anggaran yang lebih besar, pasar ini diharapkan mampu menyediakan fasilitas yang lebih baik bagi para pedagang dan memperbaiki kondisi infrastruktur pasar secara menyeluruh.

3. Pasar Lenteng

Pasar Lenteng mendapatkan alokasi anggaran rehabilitasi sebesar Rp 137 juta. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kondisi pasar dan memberikan suasana yang lebih nyaman bagi para pedagang dan pengunjung.

4. Pasar Manding

Pasar Manding mendapatkan alokasi anggaran rehabilitasi sebesar Rp 64 juta. Meskipun anggarannya lebih rendah dibandingkan pasar lainnya, pemulihan Pasar Manding tetap menjadi fokus pemerintah dalam upaya menjaga keseimbangan pembangunan di berbagai wilayah.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menekankan pentingnya penyelesaian tepat waktu untuk seluruh program rehabilitasi pasar. Mengingat waktu yang semakin mendekati akhir tahun dan mulainya musim hujan, Arifin menilai bahwa percepatan pelaksanaan proyek harus menjadi prioritas utama.

Dalam keterangannya, Arifin mengungkapkan, "Kalau dibiarkan molor, berpotensi tidak maksimal pengerjaannya. Kondisi cuaca yang mulai masuk musim hujan bisa menghambat proses pengerjaan fisik. Semua anggaran harus terserap maksimal karena program sudah berkontrak. Hasil pembangunan yang dilakukan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secepatnya."

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep, Idham Halil, mengonfirmasi bahwa pekerjaan telah dimulai pada akhir Oktober. Idham juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan rehabilitasi sarpras di lima pasar tradisional.

"Sarpras yang diperbaiki di tiap pasar memiliki karakteristik yang berbeda. Pemasangan akses jalan pasar berupa paving dilakukan di Pasar Manding, sementara di Pasar Ganding fokus pada perbaikan kios pasar. Di Pasar Anom Baru, sebagian kios juga mengalami perbaikan, sedangkan di Pasar Lenteng dan Marengan, fokusnya adalah perbaikan kios," jelas Idham.

Meskipun masa pelaksanaan program berlangsung hingga akhir Desember, Diskop UKM Perindag Sumenep berupaya agar rehabilitasi sarpras lima pasar tradisional dapat terselesaikan sebelum tanggal 15 Desember. "Tanggal 15 Desember kami target sudah serah terima hasil pekerjaan," pungkas Idham. Pemkab Sumenep terus berkomitmen untuk memberikan infrastruktur pasar yang lebih baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman. (lk)
To Top
close