Demi Memastikan Progres Sesuai Spek, Kejari Sumenep Ikut Memantau Proyek Rumdin RSUD Abuya Kangean

Admin

Demi Memastikan Progres Sesuai Spek, Kejari Sumenep Ikut Memantau Proyek Rumdin RSUD Abuya Kangean







News: linkkoe.my.id - Kejaksaan Negeri Sumenep terus memantau pengerjaan proyek pembangunan rumah dinas (rumdin) RSUD Abuya di Kangean. Dalam tindak lanjut terhadap perkembangan proyek tersebut, Kejari Sumenep memanggil Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep untuk memberikan keterangan pada hari Selasa (14/11).

Proyek senilai lebih dari Rp 1 miliar ini diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB), termasuk dugaan penggunaan pasir lokal. Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Trimo, menyatakan bahwa pemanggilan tersebut merupakan langkah lanjutan berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan. Kejaksaan memiliki kewenangan untuk mengawasi setiap kegiatan yang menggunakan dana negara, dan pemanggilan ini bertujuan untuk melakukan pendalaman dan koordinasi.

Trimo menegaskan bahwa proyek senilai lebih dari satu miliar tersebut masih dalam proses pengerjaan, dan pihaknya ingin memastikan bahwa progresnya sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Kejaksaan juga menanyakan kepada pejabat pembuat komitmen (PPKo) mengenai progres pengerjaan proyek tersebut.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep, Moh. Nur Insan, mengonfirmasi pemanggilannya oleh kejaksaan terkait proyek rumdin RSUD Abuya. Alasan pemanggilan tersebut adalah dugaan ketidaksesuaian proyek dengan RAB, khususnya penggunaan pasir lokal. Moh. Nur Insan sebagai PPKo menjelaskan bahwa sesuai RAB, seharusnya menggunakan pasir hitam, sedangkan pasir lokal hanya boleh digunakan untuk timbunan.

Proyek ini dilaksanakan oleh CV Merubetiri, yang bertanggung jawab membangun 3 unit rumdin dokter. Sesuai kontrak, proyek ini diharapkan selesai pada tanggal 15 Desember tahun ini. (lk)
To Top
close